Ramah Tamah.. ...




Assalamu'alaikum :) .... selamat datang di BLOGnya Prihase Kartika Sari....... Kunjungi terus yya,,,n ikuti perkembangannya :D .. ...

Selasa, 07 Oktober 2014

Tugas Ilmu Sosial Dasar I



A.                Pengantar Ilmu Sosial Dasar Sebagai Mata Kuliah Dasar Umum

1.                  Pengertian Ilmu Budaya Dasar (ISD)
Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari / menelaah tentang masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia.
Maka dari itu pelajaran ilmu sosial dasar diberikan kepada mahasiswa sebagai suatu bahan program studi atau mata kuliah umum. Mata kuliah umum sosial dasar diberikan dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya .

2.                  Tujuan Ilmu Budaya Dasar (ISD)
a.                   Tujuan umum diselenggarakannya mata kuliah Ilmu Sosial Dasar ialah pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala berkenaan dengan masyarakat dengan orang lain, agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam.
b.                  Tujuan khusus:
1)                  Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
2)                  Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
3)                  Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya).
4)                  Memahami jalan pikiran para ahli dalalm bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalalm rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
Tujuan ilmu sosial dasar adalah memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial dan lebih memahami dan menyadari bahwa setiap kenyataan sosial dan masalah sosial ada dalam masyarakat dan selalu bersifat kompleks, kita hanya bisa memahaminya secara kritis. Untuk itulah ilmu sosial dasar mempunyai peran penting agar mahasiswa memiliki bekal yang cukup dalam hidup bermasyarakat.
Masalah sosial yang terjadi pada masyarakat bersifat kompleks, tidak dapat diduga-duga, dan banyak sesuatu yang tersembunyi. Untuk itu mahasiswa harus berfikir kritis dan dijaksana dalam menanggapinya. Ilmu sosial dasar memberikan wawasan kepada mahasiswa untuk dapat menjawab setiap permasalahan yang terjadi pada masyarakat. Mahasiswa hanya perlu memikirkan bagaimana menemukan solusi untuk menghadapi masalah sosial.
Kemudian ilmu sosial dasar juga bertujuan untuk membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas. Dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dari setiap anggota golongan terpelajar Indonesia, khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia lainnya. Mahasiswa membutuhkan wawasan yang luas mengenai sikap dan tingkah lakunya agar dapat menerapkan ilmunya kepada masyarakat luas.
Sikap dan tingkah laku mahasiswa ditentukan dari pergaulan mereka sehari-hari. Mahasiswa harus dapat memilih pergaulan yang sehat dan dapat memberikan manfaat yang baik. Mahasiswa harus mempunyai wawasan mengenai sikap dan tingkah laku yang baik yang dipakai ketika mereka berhubungan dengan orang lain. Hal ini diperlukan agar menjadi mahasiswa yang berkualitas, tidak hanya kepandaiannya mengenai ilmu pengetahuan tetapi juga harus pandai dalam bersikap.
Pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sangat diperlukan, mengingat keterbatasan sumber daya manusia yang minim pada masyarakat tersebut. Mahasiswa dapat membantu masyarakat dengan menerapkan ilmunya yang telah mereka pelajari selama di bangku kuliah. Selain itu masyarakat juga harus aktif di dalam pembangunan daerahnya.
Mahasiswa yang sukses  adalah mahasiswa yang dapat berwirausaha dan mempekerjakan masyarakat sekitar, agar daerah tersebut tidak tertinggal. Mahasiswa dan masyarakat dapat bekerjasama dalam membangun daerah. Dengan bekerjanya masyarakat, maka mahasiswa telah menaikkan perekonomian masyarakat dan masyarakat dapat hidup layak.
Selain itu ilmu sosial dasar bertujuan membantu kepribadian mahasiswa agar mampu berperan kepada bangsa dan Negara, dan agama. Mahasiswa dapat memberikan kontribusinya kepada bangsa dan negara dengan melalui penciptaan alat-alat yang berguna di masa yang akan datang, berprestasi di kancah internasional, dan mengabdikan seluruh jiwa dan raganya. Dengan begitu bangsa dan Negara akan menjadi besar, maju, dan diperhitungkan oleh bangsa lain.
Peran mahasiswa kepada agama adalah agar kepribadian mahasiswa tidak menyimpang dari ajaran agamanya. Agama dibutuhkan sebagai pengatur hidup manusia. Ketika mahasiswa sedang melakukan susuatu, mereka sudah tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan. Kepribadian mahasiswa akan berkembang dengan baik bila mereka dapat mengaplikasikan ilmunya yang disertai dengan ajaran agamanya.
Ilmu sosial dasar memiliki tujuan untuk memberi ilmu pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir interdisipliner / antar ilmu pengetahuan. Hal ini diperlukan untuk memudahkan mahasiswa berkomunikasi dengan orang lain. Pengetahuan dasar yang luas akan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat mengembangkan potensi yang besar kepada lingkungan sekitarnya.
Komunikasi sangat penting dikuasai oleh setiap mahasiswa, karena dengan komunikasi yang baik kepada orang lain maka mereka akan dapat mengembangkan seluruh potensinya dan agar dapat diterima oleh masyarakat dengan baik. Komunikasi dipakai untuk mengajak masyarakat untuk dapat mandiri dan mensosialisasikan suatu temuan ilmiah yang dapat dimanfaatkan bersama-sama untuk kepentingan umum. Untuk itu mahasiswa dapat memahami peranan komunikasi dan fungsinya, agar suatu saat nanti tidak menimbulkan masalah sosial lainnya.

3.                  3 Kelompok Ilmu Pengetahuan
Menjawab dan memecahkan berbagai persoalan yang ada dalam kehidupan maka lahirlah berbagai macam ilmu pengetahuan. Berdasarkan sumber ilmu filsafat yang di anggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan di kelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu :
a.                   Ilmu-ilmu Alamiah (natural science). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas.
b.                  Ilmu-ilmu sosial (social science). ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah.
c.                   Pengetahuan budaya (the humanities) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari / menelaah tentang masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia.

4.                  Perbedaan Ilmu Budaya Dasar (ISD) dengan IPS
a.                   Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan   hanya di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
b.                  Ilmu Sosial Dasar merupakan satu mata kuliah yang tunggal, sedangkan  Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
c.                   Ilmu Sosial Dasar lebih tertuju kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.

5.                  Persamaan Ilmu Budaya Dasar (ISD) dengan IPS
a.                   Keduanya sama-sama merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan / pengajaran.
b.                  Keduanya bukan berada dalam disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
c.                   Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari fakta sosial dan masalah sosial.

6.                  Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar (ISD)
Ilmu sosial dasar mencakup masalah-masalah sosial yang timbul didalam sebuah masyarakat. Untuk menelaah masalah-masalah sosial tersebut hendaknya terlebih dahulu dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tersebut. Sehingga ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas tiga golongan beasar yaitu :
a.                   Kenyataan-kenyataan sosial yang ada didalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
b.                  Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas pada ilmu sosial.
c.                   Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan satu sama lain.
Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok pembahasan. Dari kedelapan pokok pembahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
a.                   Berbagai masalah kependudukan dalam hubunganya dengan pengembangan
masyarakat dan kebudayaan.
b.                  Masalah Individu, keluarga dan masyarakat.
c.                   Masalah pemuda dan sosialisasi.
d.                  Masalah hubungan antara Warga Negara dan Negara.
e.                   Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
f.                   Masalah masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan.
g.                  Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
h.                  Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan
keserjahteraan masyarakat.
Kesimpulan yang dapat diambil dari materi ini adalah ilmu sosial memiliki banyak manfaat khususnya kepada mahasiswa. Ilmu sosial dasar memberikan wawasan dan pengetahuan yang berguna dalam kehidupan bermasyarakat. Kemudian masalah-masalah sosial dapat diselesaikan dengan ilmu sosial dasar. Untuk itu mahasiswa harus dapat memahami dan menerapkan ilmu sosial dasar dalam kehidupan sehari-hari.


Senin, 20 Januari 2014

Ilmu Budaya Dasar V (Perayaan Tahun Baru)

         
     Perayaan tahun baru, ya itu istilah yang setiap akhir tahun telah kita dengar. Orang akan mempersiapkan pesta perayaan tahun baru dengan meriah atau sebaliknya dengan biasa saja. Ada yang merayakan dengan kekasih, keluarga, atau orang terdekat dan bahkan ada yang merayakan tahun baru seorang diri. Setiap orang merayakan tahun baru selalu berbeda. Ada yang hanya duduk dan melihat televisi di rumah, ada yang merayakan acara tahun baru dengan membakar jagung, ayam dan daging seperti merayakan pesta barbekyu. Ada juga yang pergi berlibur bersama keluarga di puncak, atau melihat pesta kembang api di taman kota. Itu beraneka ragam dan sangat menarik. 

                 Setiap Negara pun berbeda perayaan ketika menyambut tahun baru, tetapi di setiap Negara identik menyambut tahun baru dengan pesta kembang api dan terompet. Ketika tahun baru, jalan raya akan ramai penuh sesak dengan kendaraan maupun pejalan kaki dan pedagang asongan atau kaki lima. Dan ketika detik-detik menjelang tahun baru, di taman kota khususnya kota-kota besar atau pusat kota akan ramai. Pengunjung membludak seketika itu atau pada hari itu. Mereka meniup terompet sekeras-kerasnya disana-sini serta ada yang menyalakan kembang api yang sangat meriah. Kemeriahan tak tertahankan lagi.

          Tapi, apakah sebenarnya perayaan tahun baru itu perlu ada setiap tahun? Apa itu membawa banyak manfaat atau malah sebaliknya membawa banyak kerugian. Jikaa kita amati, manfaat dan kerugian itu hamper seimbang. Dimana setiap tahun baru, pusat kota akan penuh dengan sampah yang akan mengganggu pemandangan dan disisi lain itu membawa keuntungan bagi pemulung. Lalu ketika perayaan tahun baru kita beramai-ramai membeli terompet dan kembang api dalam jumlah banyak dan menghabiskan banyak uang dikarenakan harga terompet dan kembang api meningkat. Tapi itu justru membawa keuntungan bagi pedagang terompet dan kembang api. Pada hari biasanya penghasilan mereka kecil sekali, dan ketika menjelang tahun baru pendapatan mereka meningkat. Selain itu juga kita menyenangkan hati keluarga kita atau orang yang kita sayangi seperti anak, kakek, nenek, ibu, istri, kakak, paman, tante, kan mereka tidak setiap hhari bias berlibur dan berkumpul bersama keluarga serta bersenang-senang dan berbahagia pada hari itu.

          Biasanya pada perayaan tahun baru dimana aka nada kalender baru di rumah kita. Semua orang berharap juga akan mendapatkan kehidupan baru di tahun baru dan lebih baik serta lebih berbahagia dari tahun sebelumnya. Itu harapan semua orang. 

Kamis, 09 Januari 2014

Ilmu Budaya Dasar IV (Ideologi dan Pandangan Hidup)


IDEOLOGI
Ideologi berasal dari bahasa Yunani dan merupakan gabungan dari dua kata yaitu edios yang artinya gagasan atau konsep dan logos yang berarti ilmu. Pengertian ideologi secara umum adalah sekumpulan ide, gagasan, keyakinan dan kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis yang menyangkut sosial, politik, budaya. Dalam arti luas, ideologi adalah pedoman normative yang dipakai oleh seluruh kelompok sebagai dasar cita-cita, nilai dasar dan keyakinan yang dijunjung tinggi.
Cita-cita yang dimaksud adalah cita-cita yang bersifat tetap yang harus dicapai. Sehingga cita-cita yang bersifat tetap itu sekaligus merupakan dasar, pandangan, atau paham.
Pada hakikatnya, antara cita-cita dan dasar-dasar itu itu adalah sebuah satu kesatuan.
Ideologi juga menjadi kosakata penting dalam pemikiran ekonomi dan politik.


Ada beberapa istilah ideology menurut beberapa para ahli yaitu:
a. Destut De Traacy :istilah ideology pertama kali dikemukakan oleh destut de Tracy tahun 1796 yang berarti suatu program yang diharapkan dapat membawa suatu perubahan institusional dalam masyarakat Perancis.
b. Ramlan Surbakti membagi dalam dua pengertian yakni :

1. Ideologi secara fungsional : seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama atau tentang masyarakat dan Negara yag dianggap paling baik.
2. Ideologi secara structural : suatu system pembenaran seperti gagasan dan formula politik atas setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh penguasa.


PANDANGAN HIDUP

            Pandangan hidup itu adalah suatu cara atau hal dari diri seseorang menentukan hidupnya bagaimana. Dimana pandangan hidup itu dibutuhkan dan dimiliki oleh makhluk hidup khususnya manusia. 
pandangan hidup. Pandangan hidup dapat lahir dan berkembang di tengah-tengah kehidupan kita melalui proses pendidikan dan dari lingkungan sosial kita. Dimana pendidikan mengajarkan kepada kita tentang pandangan hidup yang dianut oleh peradaban suatu bangsa. Pandangan hidup harus memiliki kesinambungan dengan Tuhan. Dimana pandangan hidup itu yang akan menentukan perilaku kita terhadap sesama manusia dan Tuhan. 

             Pandangan hidup tidak timbul begitu saja dengan cepat. Melainkan melalui proses yang lama dan terus menerus. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsure-unsur yaitu : cita-cita, kebajikan, usaha,keyakinan/kepercayaan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai,tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmana, dan kepercayaan kepada Tuhan.
Pandangan   hidup  banyak  sekali  macamnya   dan  ragamnya,   akan  tetapi  pandangan hidup  dapat  diklasifikasikan   berdasarkan asalnya  yaitu terdiri dari  3 macam  :
(A)  Pandangan hidup yang berasal dari agama  yaitu  pandangan  hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan  hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan nonna yang  terdapat  pada  negara  tersebut.
(C)  Pandangan  hidup  hasil  renungan  yaitu pandangan  hidup yang  relatif kebenarannya.

Di dalam IDEOLOGI dan PANDANGAN HIDUP ada hal yang sama, yaitu berkaitan dengan cita-cita dan kepercayaan atau keyakinan. Dimana ideologi dan pandangan hidup itu menyatu menjadi satu tujuan yakni cita-cita dengan penuh keyakinan atau dilandasi dengan adanya kepercayaan.. 

Rabu, 13 November 2013

Tugas Kalkulus (Turunan)

11 .       Jika f ( x ) = cos2 5x, maka f `( x ) adalah . . .
    
   Jawab :

               f ( x ) = cos2 5x

              f `( x ) = 2 cos2-15x (-sin 5x) . 5
                        = 2 cos 5x (-sin 5x). 5
                        = -2 sin 5x cos 5x . 5
                        = -5 sin 2(5x)
                        = -5 sin 10x

Keterangan :
f ( x ) = cos x          =>           f`( x ) = - sin x
f ( x ) = sin x           =>           f`( x ) = cos x
sin 2x = 2 sinx cosx


J2 .  Jika f ( x ) =         1         , maka f`(x) adalah . . .

                     (2x + 3)2

Jawab :
         
           f ( x ) =      1          
                       ( 2x + 3 )2
                    = ( 2x + 3 )-2

          f `( x ) = -2 ( 2x + 3 )-2-1 . 2
                     = -2 ( 2x + 3 )-3. 2
                     = -4 ( 2x + 3 )-3
                     =      -4     
                        ( 2x + 3 )3


33 .       Diketahui f ( x ) = 8x3 + 5x2 + 10 maka nilai f `( 3 ) adalah . . .

Jawab :

           f ( x ) = 8x3 + 5x2 + 10

          f `( x ) = 24x2 + 10x
          f`( 3 )  = 24( 3 )2 + 10( 3 )
                    = 24 ( 9 ) + 30
                    = 216 + 30
                    = 246


44 .       Jika f ( x ) = 5x3 + 4x2 – 2x + 7, maka nilai dari f`(2) adalah . . .

Jawab :

           f ( x ) = 5x3 + 4x2 – 2x + 7

          f `( x ) = 15x2 + 8x – 2
          f`( 2 )  = 15( 2 )2 + 8( 2 ) – 2
                     = 15 ( 4 ) + 16 – 2
                     = 60 + 16 – 2
                     = 7 4


55 .       Turunan dari g ( x ) = ( 4x2 + 5 )4 adalah . . .

Jawab : 

           g ( x ) = ( 4x2 + 5 )4

          g `( x ) = 4 ( 4x2 + 5 )3 8x
                      = 32x ( 4x2 + 5 )3

Selasa, 12 November 2013

Ilmu Budaya Dasar III ( Manusia dan Penderitaan )


Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra, artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. 


Dalam kehidupan ini, manusia selalu mengalami penderitaan. Pasti ada masa untuk penderitaan itu. Disini penderitaan manusia beragam – ragam. Dari yang paling mudah hingga sulit. Dari yang biasa hingga luar biasa. Dari yang ringan hingga berat. 

Penderitaan dipengaruhi oleh tingkat keimanan seseorang kepada Tuhannya. Dimana seorang manusia yang dirasa dirinya sudah cukup beriman atau tingkat keimanannya sudah tinggi maka akan mendapat penderitaan yang sesuai dengan ukuran keimanannya itu.
Ingat, Allah SWT tidak akan memberikan ujian kepada hamba – Nya yang tidak bisa menghadapi ujian itu. Pasti dan selalu ada jalan keluar dari penderitaan tersebut.

Manusia bila dilihat dari sisi biologis ialah manusia dalam klasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti “manusia yang tahu”), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.

Disini pasti setiap mata orang memandang penderitaan sebagai hal yang mengerikan, penuh belas kasihan, iba, suatu hal yang tak pantas untuk dilihat, ditekuni. Padahal jika kita masuk dalam kawasan atau wilayah penderitaan, disitu kita pasti akan memperoleh lebih banyak ilmu kehidupan bisa dipetik dan diteladani. Tidak hanya penderitaan sebagai suatu objek yang dipandang sebelah mata.
Manusia mengalami penderitaan adalah hal yang sangat wajar, justru seorang manusia yang tidak sama sekali dalam hidupnya merasakan atau mengalami penderitaan hidupnya perlu kita ulas lebih dalam. Kita gali, mengapa hidupnya damai, nyaman, sentosa, bahagia. Padahal di balik itu semua penderitaan besar akan datang. Tidak ada orang yang bisa menerka kapan penderitaan akan tiba pada seorang manusia.

Setiap orang juga berpikir bahwa penderitan itu berupa siksaan, ketakutan, gangguan, ancaman,dan hal – hal lain yang lebih mengerikan dari itu semua. Penderitaan sebenarnya adalah awal dari kebahagiaan, awal dari kesuksesan.

Coba kita perhatikan pahlawan – pahlawan bangsa. Yang kita tahu, mereka itu semua menderita bukan? Berperang melawan penjajah, rela kelaparan, berjuang hingga titik darah penghabisan. Tapi, lihat hasil dari itu semua adalah kemerdekan bangsa kita. 
Kita perhatikan ibu yang tengah berjuang melahirkan. Ibu itu kelihatan sekali menderita, kesakitan, antara hidup dan mati. Tapi setelah perjuangan yang dilaluinya, setelah penderitaan itu lahirlah buah hati yang diidam - idamkannya. Yang beribu – ribu kali menghapus penderitaan yang selama ini dirasakan oleh sang ibu.

Ingat, "Berakit - rakit kehulu berenang ketepian". "Bersakit - sakit dahulu senang kemudian". Sama halnya dengan penderitaan. kita lalui seperti bersakit - sakit dahulu, tapi ketika tiba saatnya senang pun datang. Kebahagiaan dan kesuksesan sudah menanti kita setelah penderitaan.

Manusia memiliki otak dan wawasan pengetahuan. Jika kita sebagai manusia bisa memanfaatkan pengetahuan kita, otak kita, kecerdasan dan wawasan kita untuk hal yang lebih baik yaitu  mengontrol tingkat penderitaan yang tengah kita dihadapi. Maka penderitaan itu bukan menjadi suatu hal yang buruk. Tapi menganggap penderitaan adalah suatu hal yang baik. Penderitaan akan mengantarkan kita menjadi orang yang lebih mengerti tentang hidup dan kehidupan. jalani kehidupan tanpa keluhan, tetap semangat untuk mecapai kesuksesan.